Valentine versiku

3
178

            Pasti semua orang di dunia ini, termasuk aku dan kamu memiliki perasaan. Jika berbicara mengenai perasaan, pasti ada kaitannya dengan kasih sayang. Semua orang akan mendapatkan kasih sayang dari seseorang, ataupun memberikan kasih sayang keada orang lain. Karena rasa cinta atau kasih sayang itu fitrah, pasti semua orang akn mengalami atau merasakannya.

      Kasih sayang, dalam penyampaiannya itu sangat luas, bisa terlihat dan tidak terlihat. Bisa melalui sebuah perhatian atau ucapan. Kita tentunya selalu mendapatkan rasa kasih sayang tersebut. Jikalau tidak, manamungkin kita masih dirawat oleh ibu kita.

Yaa salah satu bentuk kasih sayang yaitu kasih sayang seorang ibu kepada anaknya dengan cara merawatnya. Jika kita sering ditegur, dimarahi, dinasehati orang tua, itu tandanya kalau orang tua masih sayang dan perhatian kepada kita. Kalian ingin, kalau kalian dibiarkan, tidak diingatkan, tidak pernah dimarahi? Tentu tidak mau, bukan? Jika mau,  berarti kalian tidak ingin diberi kasih sayang oleh mereka. Kalau aku sih gak mau banget….

Berhubung ini Bulan Februari, dan membicarakan mengenai kasih sayang, pasti remaja zaman now, tahulah dibulan Februari ada kaitannya dengan hal-hal berbau kasih sayang. Atau lebih sering dikatakan dengan hari kasih sayang atau hari valentine? Jadi, valentine itu hari kasih sayang yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari setiap tahunnya. Lalu, sebagai seorang muslim, apakah kita boleh merayakannya?

Menurut atau versiku, sebagai seorang muslim, kita hanya boleh merayakan hari-hari besar islam. Seperti idul fitri, idul adha, maulid nabi, nuzulul quran. Itupun terkadang, yang hari besar seperti maulid nabi dan nuzulul quran hanya dirayakan sebagian dan itupun hanya acara sederhana. Memang sih, islam tidak boleh berlebihan, dan Allah tidak menyukainya. Yang merayakan kebanyakan hany TPQ dengan diadakan lomba quran, hafalan, lomba solat, dan lain-lain. Lalu, jika tentang hari valentine, apakah boleh merayakan, dan ada yang merayakannya?

Sebenarnya dalam islam, tidak disebutkan atau tidak diadakan hari valentine, jadi menurutku itu tidak boleh. Tetapi justru pada zaman sekarang hari-hari besar umat islam malah sangat sunyi.

Tetapi sebaliknya, jika hari besar seperti tahun baru, valentine dan lain-lain ang tidak boleh dirayakan karena termasuk pemborosan, banyak yang merayakannya. Coba fikirkan, ketika malam idul fitri dan idul adha, diadakan takbiran. Tetapi apa yang terjadi? Tidak ada yang pergi ke masjid dan mengumandangkan takbir? Tidak, malah mementingkan android ataupun hal yang tidak penting lainnya.

Sedangkan, tahun baru? Semua orang menyambutnya sampai rela begadang menunggu pergantian tahun, lalu tidur pagi dan bangun kesiangan, dan lupa akan solat subuhnya.

Jujur,aku sendiri  belum pernah merayakan hari valentine, tapi pernah mendengar atau membaca “besuk kan hari valentine, udah beli coklat belum untuk pasangan?” Begitu ucapnya. Berarti dapat diartikan, jika hari valentine banyak orang yang memberi coklat atau bunga dan beberapa hadiah lainnya oleh pasangannya, benar tidak?

Merayakan hari valentine? Pasangan aja gak punya! Terus, coklatnya kasih siapa dong? Sebenarnya tidak boleh merayakan hari valentine, jika kita memberi coklat atau barang yang lain kepada orang lain, apakah boleh?

Jawabannya tentu tidak! Kalau seperti itu namanya kita merayakan hari valentine, sama saja dengan orang-orang yang lain dong. Tetapi, jika maksud kita hanya memberi tapi tidak mengatas namakan pada hari itu, ya sah-sah saja, bukankah sesama muslim harus saling memberi?

Dapat disimpulkan bahwa, jika kita merayakan hari valentine, secara otomatis kita harus memiliki pasangan, dan harus memberi barang yang akan berdampak negatif. Padahal, dalam islam ditegaskan dalam QS. Al Israa ayat 32, yang artinya” Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk” Yang dimaksud dengan zina disini adalah, orang yang berpasanganyang belum menjadi mukhrim, atau memiliki sebelum waktunya.

Atau remaja sekarang sering melakukannya yaitu pacaran. Dan mengenai barang tadi, daripada dibelikan coklat, lebih baik kita gunakan untuk membeli barang yang lain misal, novel atau barang yang alinnya, atau bisa kita tabung.

Itulah valentine menurutku, sebaiknya kita tidak merayakannya ya, aamiin. Kita melakukannya hanya mendapat kesenangan dan dosanya, tidak ada hikmah yang bisa diambil dari merayakannya. Sekian dulu ya, blog mengenai valentine,tunggu tulisannku berikutnya yaa. Dan jangan lupa buka blog pribadiku yaa zhraavinaff.blogspot.com. Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY