Usaha Kunci Keberhasilan

1
26

Anisa merupakan anak ke 3 dari 4 saudara. Ia hidup dengan serba berkecukupan. Anisa juga merupakan anak yang pintar dan berprestasi di sekolahnya. Namun,tidak dengan Matematika. Kalau soal Matematika Anisa termasuk orang yang bodoh karena,setiap ulangan Matematika Anisa selalu mendapatkan nilai tidak lebih dari 50. Padahal Anisa bermimpi untuk mendapatkan nilai UN Matematika 100. Impiannya untuk mendapatkan nilai 100pun hanya sebuah angan-angan saja.

Hari ini adalah try out 1,Anisa belajar sekuat tenaga agar bisa mewujudkan mimpinya.” Aku harus semangat,pokoknya aku harus mendapatkan nilai yang memuaskan”,ucap Anisa.” Ehhhh Nis kamu yakin akan mendapatkan nilai Matematika 100?”tanya Nana. “Lahh kenapa ngak yakin?kalau usaha kenapa tidak bisa?”jawab Anisa. Rani menyaut”ulangan lo aja paling cuma 3,4,5 segitunya lo yakin bakalan mendapatkan nilai 100 hah!mustahil!dengan nada agak mengejek dari Rani.” Ehh Ran ya emang nilai gue cuma segitu tapi ngak seharusnya kamu merendahkanku mentang-mentang nilai loe selalu 100 gitu?tanya Anisa. Ya iya lah gue gitu lo,jawab Rani. Sudah-sudah malah berantem itu gimana to?mendingan kita masuk Try Out akan segera dimulai,sahut dari Septi.

Tettttttt bel Try Out dimulai 2 jam kemudian bel berbunyi tetttt tanda Try Out selesai dan nilainya langsung keluar karena berbasis komputer. “Gimana nis?lancar ngak?uhh pasti dapet nilai 2 ya?ups keceplosan”,ucap Rani dengan nada mengejek. Anisa hanya diam membisu tanpa kata-kata lalu Anisa menangis dan berlari pulang. Dikamar anisa hanya menangis menangis dan menangis. Ketika dia menangis anisa teringat dengan perkataaan mamanya”Kalau menyerah ya sudahlah”disitu anisa mulai bangkit dari keterpurukan.

Anisa lebih giat lagi dalam belajar. Try Out 1,2,3,4,dan 5 sudah dia lalui namun apa daya hasilnyapun masih kurang dari 50. Walaupun begitu dia tidak menyerah. Anisa tetap usaha untuk meraih mimpinya. 1 kali mencoba gagal 2 kali mencoba gagal dan ke 5 kali mencoba tetap gagal. Tapi kegagalan seolah-olah menjadi semangat untuk anisa lebih usaha lagi.” Aku pasti bisa”ucap anisa dalam hati.

Waktunya UN pun sudah datang. Gimana nis sudah siap meraih kegagalan?hahahah,ejek Rani. “Siapa yang gagal?loe apa gue?buktikan saja nanti”,jawab Anisa. Ya loe lah yang gagal masak iya gue gagal,siapin tisu yang banyak ya hahaha,ucap rani. Tetttt bel berbunyi tanda UN akan segera dimulai. Tetttt UN Matematika pun sudah selesai dan hasilnyapun keluar. “Anisa!selamatnya kamu mendapatkan nilai 100,cie yang dapet nilai 100 ni ye”,ucap putri sahabat anisa. “Iy Alhamdulillah put,makasih ya”,jawab anisa dengan senyuman. “Ehh ran gimana sekarang yang berhasil siapa?”,tanya anisa kepada rani. “Iy iy aku minta maaf karena selama ini aku telah mengejekmu maaf ya nis”,jawab rani dengan nada penyesalan.” Ok lah ngak papa kok yang penting aku dan kamu tetep jadi temen selamanya”.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY