SYAIR ”ANDE-ANDE LUMUT”

0
88

Ini dia si Ande-Ande Lumut
Orangnya ganteng, imut-imut
Wajahnya ceria tak berkabut
Gadis lihat kan bertekuk lutut

Ia sudah dipertunangkan
Dengan gadis yang menawan
Kecantikannya tak tertandingkan
Baik di bumi dan di kayangan

Dewi Sekartaji lah namanya
Terkenal di seluruh dunia
Budinya memikat, mempesona
Menghadirkan rindu dan cinta

Sungguh malang Dewi Sekartaji
Terbawa angin ke sebuah negeri
Ia kebingungan seorang diri
Bagaimana nasibnya kini

Ia berjalan tak tahu ke mana
Mencari di mana ada saudara
Sengai-sungai tlah disebranginya
Gunung-gunung tlah didakinya

Sampailah ia ke sebuah rumah
Yang dihuni keluarga tak berayah
Rasa capai hilanglah sudah
Dapat beristirahat melepas lelah

Sekartaji berganti nama
Kleting Kuning lah namanya
Yang diberikan ibu angkatnya
Seirama nama anak-anaknya

Kleting Ungu, Biru, dan Merah
Mereka selalu marah -marah
Bila Kuning bertindak salah
Apalagi sampai gelas pecah

Ibu mereka Mbok Rondo Dadapan
Sering bertingkah uring-uringan
Bila Kuning melakukan kesalahan
Menempeleng biasa dilakukan

Pada suatu hari ada berita
Yang datang dari sebrang desa
Tentang lelaki cakep mempesona
Boleh dilamar siapa saja

Mbok Rondo bergejolak hatinya
Dengar berita tak dinyana-nyana
Yang telah lama dirindukannya
Mendapat menantu gagah perkasa

Segala sesuatu tlah disiapkan
Tuk melamar si Jejaja Tampan
Baju baru lengkap perhiasan
Tuk tampil enjoi nan menawan

Tiba saat nya datang melamar
Dengan wajah berbinar-binar
Sepanjang jalan mereka kelakar
Kadang-kadang berputar-putar

Sampai sungai mereka pucat
Karena datang badai dan kilat
”Wahai tolonglah, para Malaikat”
Begitulah mereka berucap

Tiba-tiba muncul Yuyu kangkang
Mereka gembira bukan kepalang
Pasti pertolongan segera datang
Gundah gulana pun jadi hilang

Betapa mereka kecewa berat
Yuyu Kangkang tak mau mendekat
Mau mendekat tapi bersyarat
Sebuah ciuman yang memikat

Akhirnya mereka bersedia
Mencium Yuyu yang manja
Walau dengan hati terpaksa
Yang penting maksud terlaksana

Sampailah di tempat tujuan
Senang hati tidak karuan
Mereka perbaiki dandanan
Wajah dilukis agar menawan

”Wahai engkau lelaki cakap,
Lihatlah kami tlah menghadap
Pasti hatimu kan tertancap ”
Begitulah mereka berucap

Ande-ande Lumut pun keluar
Dengan wajah cakep berbinar
Sorot matanya tajam memancar
Hati para gadis jadi terbakar

Tiga Kleting meminta-minta
Agar lamaran mereka diterima
Mereka siap jiwa dan raga
Menjadi istri selama-lamanya

Ande-ande Lumut hampir tergoda
Oleh rayuan manis mereka
Namun segera dasadarinya
Cinta suci tuk tunangan tercinta

Tiba-tiba datanglah wanita
Ande-ande Lumut terkesima
Karena wajah dan senyumnya
Selalu melekat dalam kalbunya

Dia bernama Dewi Sekartaji
Walau merana tetap enjoi
Ande-Ande Lumut mendekati
Rindu membara pun terobati

Mbok Rondo kaget amat sangat
Tak menyangka si Kuning ningrat
Ia malu telah berbuat laknat
Kepada Kuning gadis yang taat

Mbok Rondo dan anak-anaknya
Meminta ampun akan tindakannya
Mohon Sekartaji tak membalasnya
Apalagi sampai masuk penjara

Sungguh mulia Dewi Sekartaji
Luar biasa amat berbudi
Tak sedikit pun dendam di hati
Ia maafkan mereka yang keji

Karya : Ida Mahmudah

LEAVE A REPLY