Super Blue Blood Moon di Kabupaten Lumajang

0
24

pada tanggal 31 Januari 2018 lalu, muncullah istilah super blue blood moon. Artinya, gerhana bulan total akan mengubah supermoon kedua di bulan Januari atau blue moon ini menjadi blood moon yang berwarna oranye atau merah kecoklatan seperti tembaga. Gerhana sebagian akan mengawali fenomena alam langka ini, kemudian akan disusul oleh gerhana total, kemudian berganti dengan gerhana parsial lagi, dan bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan bumi. Tidak seperti gerhana matahari yang hanya bisa diamati di daerah yang sangat terbatas, gerhana bulan ini bisa diamati dari sebagian besar permukaan bumi.
Indonesia termasuk salah satu negara yang bisa melihat gerhana tersebut. Tapi sayangnya Kabupaten Lumajang tidak bisa melihat fenomena yang langka tersebut karena cuaca tidak mendukung. Hal tersebut membuat masyarakat kecewa karena tidak bisa melihat fenomena yang langkah ini . Proses gerhana Bulan terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap gerhana parsial, gerhana total, Momen ini tergolong langka karena tiga peristiwa itu belum terjadi lagi sejak 150 tahun silam. Fenomena ini tercatat terakhir kali muncul pada 31 Maret 1866.
Gerhana super blue blood moon di Indonesia bagian barat dicatat BMKG :
mulai terjadi sekitar pukul 17.50 WIB
Berakhir pada pukul 23.10 WIB.
Puncak gerhana diprediksi BMKG berlangsung pada pukul 20.30 WIB..

LEAVE A REPLY