SUPER BLUE BLOOD MOON

0
23

Fenomena alam gerhana bulan total yang berbarengan dengan terjadinya super blue blood moon terjadi pada 31 Januari 2018. Peristiwa super blue blood moon dan gerhana bulan total ini sangatlah lagka. Peristiwa ini terjadi kembali untuk pertama kalinya setelah lebih dari 150 tahun.

bulan purnama itu terjadi bersamaan dengan posisi bulan yang berada di titik terdekat dengan bumi. Fenomena ini dikenal dengan blood moon, blue moon, dan supermoon yang terjadi bersamaan. Fenomena langka dan istimewa ini akan terjadi di hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.

Sebenarnya apakah gerhana bulan total itu? Apakah yang dimaksud dengan blue moon dan supermoon? Mengapa fenomena bulan purnama kali ini disebut sebagai blue blood moon?

Mengapa gerhana bulan total kali ini juga disebut sebagai super blue blood moon?

Super blue blood moon mengacu pada sebuah peristiwa perpaduan/kombinasi antara fenomena blue moon, supermoon, dan blood moon. Fenomena blue moon muncul ketika bulan purnama terjadi kedua kalinya dalam bulan yang sama (Januari). Akan tetapi warnanya tidak akan berubah biru. Fenomena ini disebut blue moon hanya karena bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan yang sama. Blue moon tidak berarti warna atau tampilan bulannya berubah (biru).Fenomena ini sangat jarang terjadi.

Di saat yang bersamaan terjadi juga supermoon. Supermoon adalah bulan purnama yang terjadi ketika bulan berada di titik terdekat dengan bumi.supermoon menjadikan bulan 14 persen lebih besar dan hampir 30 persen lebih terang. Supermoon yang terjadi pada 31 Januari adalah yang terakhir terjadi setelah sebelumnya terjadi pada 3 Desember 2017 dan 1 Januari 2018.

Sementara itu blood moon adalah episode visual lainnya, yang secara khusus terjadi saat gerhana bulan total. Selama gerhana bulan, bulan memantulkan cahaya yang keluar dari bumi. Bumi, bulan, dan matahari berada di satu garis lurus dan bumi menutupi cahaya matahari sehingga bulan akan tercermin dan menghasilkan bayangan. Namun bulan tidak sepenuhnya tertutupi bayangan bumi dan satu-satunya cahaya yang cenderung bisa dilihat adalah berwarna merah. Karena atmosfer bumi memungkinkan panjang gelombang merah untuk melewatinya. Sementara semua cahaya biru menyebar ke semua arah.

Tahapan gerhana total

Selama gerhana bulan, bumi berada di posisi antara matahari dan bulan. Jika terjadi gerhana bulan parsial, hanya sebagian bulan yang berada di bawah bayangan bumi. Namun saat terjadi gerhana bulan total, seluruh bulan tertutup bayangan bumi.

peristiwa gerhana bulan akan dimulai terjadi pada pukul 18.48 WIB dengan fenomena awal gerhana parsial. Pada pukul 19.52 WIB terjadi awal gerhana total. Puncak gerhana terjadi pada 20.30 WIB. Akhir totalitas gerhana pada 21.08 WIB. dan gerhana parsial berakhir pada 22.11 WIB.

LEAVE A REPLY