Hadirin yang berbahagia,sambutlah salam sederhana dari saya namun istimewa.

Assalamualaikum wr. wb.

Bapak … selaku guru Bahasa Indonesia yang saya hormati
Serta teman-temanku yang saya sayangi
Salam sejahtera.

Dengan ucapan syukur kehadirat Allah SWT,marilah kita senantiasa melukiskan perbuatan yang bersahaja.serta,meneladani sikap mulia Nabi Besar Muhammad SAW dalam setiap nafas dan hembusan nafas menuju kehidupan yang bermanfaat di dunia dan di akhirat.Terima kasih kepada para hadirin telah hadir di tempat penuh berkah ini.
Kali ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Remaja Berpendidikan Membuat Cerah Masa Depan” . sebelum saya mengulas perkenankan saya membacakan sebuah puisi.
Kulihat,berurai air mata ibu
Jarak yang memisahkan
Kudisini ibu,dibalik jeruji besi
Tak ada yang bertamu
Kecuali rasa rindu
Dari puisi tersebut kita ketahui bahwa seorang remaja yang merindukan ibunya karna khilaf yang berujung maaf.
Hadirin yang saya hormati,banyak pendapat bahwa remaja hebat membuat bangsa mengkilat.tak hanya itu,remaja berpendidikan membuat bangsa tetap memiliki harapan,remaja berpendidikan membuat bangsa tetap dalam pandangan,remaja berpendidikan menjadi inti pembangunan,dan remaja berpendidikan mampu menyelesaikan masalah bangsa yang begitu riskan.
Hadirin yang berbahagia,benarkah opini diatas seperti remaja masa kini? Fakta berkata lain. Remaja kini hanya bermain-main. Seharusnya belajar malah menghubungi pacar,tak memegang handphone membuat hidup menjadi monoton,tak eksis di dunia maya membuat hidup menjadi tak berwarna,kalau tak mengebut berkendara terasa tak yahuud.
Ironisnya,jika remaja tak mau belajar,mementingkan pacar,dan berperilaku liar. Maka, masa depan bangsa akan buyar,tujuan hidup semakin meredup bahkan suram buram. Apakah masa depan bangsa kita akan memperihatinkan? Tentu jawabannya TIDAK!
Para pahlawan hanya ingin kita mengangkat pedang untuk berperang melawan kebodohan,tapi tidak jika remaja telah lupa akan kewajibannya. Hal ini disebab kan oleh beberapa faktor.
1 : keingintahuan tanpa sadar akibatnya
2 : keinginan untuk mengikuti trend dan gaya
3 : keinginan untuk bersenang-senang
Namun hal ini dapat diatasi dengan 2P.
P yang pertama: penanaman para remaja digma pentingnya belajar,dengan langkah ini remaja diharapkan sadar akan pentingnya belajar demi masa depan yang bersinar
P yang kedua: penanaman imtaq,sangat penting agar remaja tidak terbanting ke dalam globalisasi yang terus memiring.
Hadirin yang berbahagia.
Kita juga haruslah waspada dengan narkoba. Karena bukan lagi kalangan remaja bahkan anak-anakpun mulai terjerat.karena,dimana saja ia selalu mengintai kita,kapan saja ia siap menjerat kita,jika sudah dalam jeratannya tentu sulit untuk melepaskannya. Maka,jika tak ingin terjerat jangan mendekat,jika tak ingin dekat,menjauhlah demi masa depan yang bersinar. Hai para pecandu tobatlah sebelum kau ditobatkan semua pasti ada hikmahnya,seperti kutipan lagu berikut.
“hidup yang kujalani,masalah yng kuhadapi,semua yang terjadi,pasti ada hikmahnya.ku kan terus berjuang ku kan terus bermimpi tuk hidup yang lebih baik tuk hidup yang lebih indah.walau kadang kenyataan tak selalu seperti apa yang diinginkan”
Nelson Mandela pernah berkata “ilmu adalah senjata mematikan,karna dengan ilmu kita dapat menguasai dunia ini”
Hadirin yang berbahagia,terima kasih atas waktunya,usai sudah jumpa kita,dan apabila ada salah dalam bertutur kata,saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Terima cobaan dengan rela
Ikhlas dan sabar jalani saja
Kuatkan niat tanam di dada
Awali bismillah perangi narkoba

Salam budaya Indonesia!!!

Wassalamualaikum wr.wb.

LEAVE A REPLY