Pengembangan Karakter Siswa

0
9

Pendidikan merupakan pembelajaran mengenai pengetahuan atau kebiasaan dari suatu kelompok yang diturunkan dari generasi ke generasi melalui pengajaran atau pelatihan. Indonesia adalah salah satu negara dengan pendidikan terbaik. Pendidikan di negara kita terbagi menjadi beberapa jenjang mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Perguruan Tinggi. Pada jenjang Sekolah Dasar seorang siswa menempuh pendidikan selama 6 tahun kemudian dilanjutkan SMP selama 3 tahun, dan setelah itu dilanjutkan pada jenjang SMA selama 3 tahun.
Sekolah dasar merupakan sarana siswa untuk mengenal atau mengetahui beberapa hal untuk pertama kali. Pendidikan dasar mengajarkan hal-hal yang dapat digunakan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Sekolah dasar tidak hanya mengajarkan pendidikan formal saja melainkan juga mengajarkan pendidikan karakter sebagai bekal kehidupan mereka dimasyarakat. Pendidikan karakter yang sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan generasi muda untuk mempertahankan karakter asli dari bangsa kita sendiri. Pendidikan karakter dapat dilatih dengan melakukan interaksi dengan orang lain, karena seorang anak akan mengerti apakah tindakan mereka sudah benar atau belum.
Di masa sekarang ini, banyak generasi muda yang jarang melakukan interaksi dengan orang lain. Mereka lebih senang bermain gadget dirumah dari pada bermain di luar. Hal tersebut memang menguntungkan bagi orang tua karena mereka dapat dengan mudah mengawasi anak mereka di rumah. Namun, hal tersebut dapat berpengaruh pada kepribadian seorang anak. Mereka akan sulit untuk melakukan interaksi dengan orang lain dan menjadi seorang yang cenderung individualis.
Pendidikan pada masa sekarang yang didukung dengan kecanggihan teknologi mendorong siswa untuk terus memanfaatkan teknologi tersebut. Bahkan dalam mengerjakan tugas mereka lebih memilih untuk mencari di internet daripada bekerja sama dengan teman atau tanya kepada guru. Hal itulah yang membuat siswa sibuk dengan diri mereka sendiri dan kurang memperhatikan keadaan di sekitar. Kejadian seperti itu dapat dikurangi dengan melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang sehingga siswa dapat lebih banyak berinteraksi dengan sesama teman.
Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengadakan perlombaan yang melibatkan banyak orang atau melakukan berbagai permainan-permainan lama yang membutuhkan kerja sama tim. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia memiliki berbagai macam permainan yang membutuhkan kerja sama tim dan juga melibatkan banyak orang. Kegiatan seperti ini akan membuat siswa lebih banyak melakukan interaksi bersama teman dan sekaligus melestarikan budaya lama kita.

Permainan-permainan lama dapat dimasukkan dalam proses belajar dan mengajar di sekolah. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan mengosongkan jadwal pembelajaran selama satu hari untuk melakukan permainan-permainan atau mengadakan lomba setiap minggu. Hal ini dapat memengaruhi kepribadian siswa agar tidak selalu memikirkan diri sendiri, namun juga memikirkan orang lain. Dengan demikian kelak siswa akan dapat menjalankan kehidupan bermasyarakat dengan baik dan menjalin kebersamaan antar masyarakat.

Oleh Sinta Dwi Rahayu
Siswa SMAN 1 Kepanjen

LEAVE A REPLY