Merantaulah Agar Kamu Tahu Makna Perjuangan Pendidikan dan Rindu Ayah dan Ibu

0
28

Merantaulah Agar Kamu Tahu Makna Perjuangan Pendidikan dan Rindu Ayah dan Ibu

Published by Abdon Sambom on 30 January 2020

Allah Peduli Akan Kesedihan-Mu

Mendekatlah kepada |Allah,

Karena Dia Adalah Jawaban Bagi Hidup-Mu. Banyak alasan yang membuat seseorang lebih memilih untuk keluar dari kampungnya dan merantau ke tempat lain misalnya untuk menuntut pendidikan, pekerjaan, atau bahkan sekedar mencari pengalaman hidup di tanah rantau.

 

Buat kamu yang belum pernah merasakan yang namanya merantau, merantaulah! Agar kamu bisa tahu bagaimana rasanya berpisah dari orang tua, sera kamu juga lebih banyak mengetahui dan mengalami akan arti dan makna perjuangan.

Merasakan ketika kamu kehabisan uang,

Merakan ketika kamu rindu dengan kekasihmu,

Merasakan ketika kamu rindu dengan keluarga dan teman-temanmu, Ketika sakit kamu harus berjuang jauh dari orang tua dan lain sebagainya.

Kamu akan sangat terlatih untuk hidup mandiri dan menata kehidupan agar bisa bertahan hidup di perantauan.

Daftar Isi

Merantau Membuatmu Mandiri

Berjuang Demi Nasib Masa Depan-Mu

Ada Kalanya Rindu Keluarga

Pahit Manis Kehidupan Ditanggung Sendiri

Merantau Membuatmu Mandiri

Merantau akan membuat kamu menjadi sosok yang mandiri. Kamu harus membiasakan mengurus diri sendiri tanpa bantuan orang tua, disamping itu kamu juga mulai mengatur manajemen waktumu antara bekerja (bagi yang bekerja) dan menuntut ilmu (pelajar/ mahasiswa).

Namun dibalik semua itu kamu akan mendapat kedewasaan untuk menjalani kehidupan tanpa bergantung lagi kepada kedua orang tuamu.

Berjuang Demi Pendidikan

Kadang kala karena tuntutan ekonomi dalam hal ini ekonomi keluarga pas-pasan membuat seorang anak rela merantau demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga serta membahagiakan kedua orang tua.

Jika kamu salah satu dari orang yang seperti ini maka kamu luar biasa. Jerih payahmu di tanah rantau pasti diberkati dan menjadi kebanggaan orang tua maupun keluargamu.

Ada Kalanya Rindu Keluarga

Ada kalanya anak rantau juga rindu keluarga. Rindu orang tua, adik kakak bahkan teman tomgkrongan semasa di kampung dulu. Ingin rasanya kembali namun situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan.

Namun perlahan-lahan hal itu harus pendam demi cita-cita yang membawanya ke negeri perantauan.

Pahit Manis Kehidupan Ditanggung Sendiri

Bukan berarti ketika kita sudah merantau kehidupan kita sudah enak, banyak uang dan lain sebagainya. Bagi sebagian besar orang harus merintis dari nol. Lapar dan panas jadi teman sehari-hari.

Belum lagi biaya hidup yang serba mahal apagi merantau di perkotaan, biaya kos mahal, kebutuhan keluarga di kampung, membuat anak rantau ingin menyerah saja.

Namun jika mampu bertahan, yakin dan percaya usahamu tidak akan pernah sia-sia. Teruslah berusaha selama masih ada jalan yang terbuka. kesuksesan menjadi bagianmu.

Sukses tidaknya seseorang di perantauan tergantung seberapa giatnya mereka berusaha, berusaha mengejar peluang, tidak gengsi dan selalu mengandalkan Tuhan pasti semuanya akan muda.

Penulis : Abdon Abdon Sambom

 

 

LEAVE A REPLY