Anak IPA mengambil lahan jurusan lain?

0
45

Terdapat 3 pilihan jurusan yang bisa kita pilih saat memasuki bangku sekolah menengah atas (SMA), yaitu IPA, IPS, dan Bahasa. Tujuan penjurusan ini adalah untuk lebih memfokuskan siswa ke bidang pembelajaran tertentu. Namun, praktiknya sering kali ketiga jurusan ini hadir dengan buaian stereotip dan mitos.

Kebanyakan orang tua dan siswa begitu mendewakan jurusan ipa, orang orang yang bisa masuk jurusan ini dianggap pintar dan mempunyai IQ yang lebih tinggi daripada jurusan lain.

Yang kedua yaitu jurusan ips, kebanyakan orang menganggap mayoritas siswa kelas ips adalah orang orang nakal, berandal, yang mudah terpengaruh oleh pergaulan yang menyimpang dari norma norma masyarakat. Padahal nyatanya tidak seperti itu, buruk baiknya seseorang tergantung pribadi masing masing.

Yang ketiga yaitu jurusan bahasa, jurusan ini adalah jurusan yang paling jarang diminati. Bahkan mungkin banyak yang tidak tahu bahwa ada yang namanya jurusan bahasa di muka bumi ini. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa kelas ini adalah kelas buangan. Padahal, anak bahasa cenderung lebih solid. Tidak hanya satu kelas melainkan solid 3 angkatan, kelas 10, 11 dan 12.

Kenapa sekolah jurusan ipa jika pada akhirnya masuk kuliah jurusan ips? Kenapa sekolah jurusan ipa jika pada akhirnya mengambil akuntansi atau sastra? Pemikiran itu menjadi salah satu proses dari anak anak ips dan juga bahasa karena “lahan” mereka diambil oleh anak anak ipa.

Mungkin saja karena mereka memang suka program ipa, tetapi setelah dijalani ternyata pelajarannya tidak seperti yang mereka harapkan. Akhirnya mereka menjadi lelah atau jenuh. Mungkin juga karena mereka masuk ipa hanya karena paksaan dari orang tua, misal siswa yang nilai akademisnya bagus dituntut masuk jurusan ipa padahal mungkin dia menaruh minat pada jurusan ips atau bahasa. Sebaliknya, siswa yang nilai akademisnya kurang bagus dianjurkan masuk ips atau bahasa hanya karena tidak memenuhi standar nilai jurusan ipa yang tinggi.

Berdasarkan website SNMPTN, di Universitas Indonesia ada 32 jurusan ips dan 27 jurusan ipa yang bisa dipilih untuk SNMPTN. Anak ipa bisa lintas ke semua jurusan ips di UI, tetapi anak ips tidak bisa lintas ke semua jurusan. Rata rata universitas memudahkan anak ipa mengambil jurusan ips, tetapi tidak sebaliknya. Tentu saja persaingan anak ips menjadi lebih berat. Apakah lintas jurusan itu adil?

Dengan adanya pembagian masing masing jurusan pada setiap jurusan sekolah, maka lulusan yang dihasilkan akan lebih terarah dan berkualitas. Hal itu akan menghasilkan sumber daya manusia yang baik bagi indonesia.

LEAVE A REPLY