Dampak Bermain Game

0
46


Pada zaman sekarang, kecanggihan teknologi dapat kita rasakan secara langsung. Mulai dari teknologi dibidang kesehatan, komunikasi, transportasi, maupun teknologi yang berbasis jaringan yang terdapat pada internet. Salah satu kecanggihan teknologi yaitu “Game”. “Permainan atau Game merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga ringan.” https://id.m.wikipedia.org/wiki/Permainan.
Bermain game merupakan salah satu kegiatan yang sangat ampuh untuk mengisi waktu luang. Tidak hanya anak-anak, dewasa maupun lanjut usia sangat senang bermain game. Namun, kecanggihan tersebut memunculkan banyak perspektif bahwa game itu berdampak negatif dan positif. Penulis utama Isabela Granic, Profesor Developmental psikopatologi di Radboud University Nijmegen di Belanda, mengatakan penelitian penting telah dilakukan selama beberapa dekade tentang efek negatif dari game, termasuk kecanduan, depresi dan agresi. Sementara salah satu perspektif mempertahankan bahwa bermain game membuat orang menjadi malas.
Kenyataanya, bermain game sangat bermanfaat bagi kehidupan di sekolah maupun di masyarakat. Terdapat 5 manfaat yang kita dapatkan ketika bermain game :
1. Meningkatkan kerja otak
Setiap game yang berlevel akan memicu cara berpikir dan memakai logika dalam memecahkan masalah di dalam game tersebut.
2. Menghilangkan stress
Seperti menjalani aktivitas di dunia lain, beermain game juga bisa membantu melupakan masalah di dunia nyata.
3. Melatih kemampuan berbahasa asing
Di semua game pasti memiliki penggunaan bahasa yang beragam seperti, penggunaan bahasa inggris akan melatih kita berbahasa inggris dengan baik.
4. Meningkatkan semangat positif
Dalam bermain game pasti ada kalah dan menang. Ketika kita berhasil memenangkan sebuah game pasti akan merasa senang dan bangga, tetapi ketika kita mengalami kekalahan pasti kita akan mencoba lagi dan berpikir bahwa kita pasti bisa memenangkan game selanjutnya.
5. Menumbuhkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah
Seseorang yang gemar bermain game pasti memiliki cara memecahkan masalah. Tidak hanya memikirkan cara-cara untuk memecahkan sebuah masalah di dalam game dengan cara kreatif, gamer juga bisa menemukan bug dalam game yang mungkin tidak di sadari oleh developer.
Para peneliti juga menyoroti kemungkinan bahwa video game adalah alat yang efektif untuk belajar ketahanan dalam menghadapi kegagalan. Dengan belajar untuk mengatasi kegagalan terus-menerus dalam permainan, peneliti menyarankan bahwa anak-anak membangun ketahanan emosional yang mereka dapat dengan mengandalkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dalam kehidupan bermasyarakat dan sosial, banyak kelebihan yang kita bisa peroleh dari bermain game. Pada seebuah penelitian menyatakan, lebih dari 70 persen dari gamer bermain dengan seorang teman dan jutaan orang di seluruh dunia berpartisipasi dalam dunia maya besar-besaran melalui video game. Multiplayer game menjadi komunitas sosial virtual, di mana keputusan harus dibuat dengan cepat tentang siapa yang harus dipercaya atau menolak dan bagaimana memimpin kelompok.
Sebenarnya, bermain game bukanlah suatu kegiatan yang tidak penting atau berdampak negatif. Dalam beberapa perspektif, bermain game menjadi alternatif untuk mengasah kemampuan otak, mental serta motorik seseeorang. Pada tingkat profesional, bermain game bisa mendatangkan uang melalui menjadi gamer profesional atau menjadi streamer sebuah game. Jadi sebaiknya kita tidak menilai sebuah game melalui satu sisi, tetapi kita juga harus menilai dari manfaat yang bisa kita dapatkan dari bermain game.

LEAVE A REPLY